Pada
hari Sabtu (12/1) murid-murid kelas 9 SMPN 44 Bandung pergi ke Taman Budaya
untuk menonton teater yang berjudul “Kerajaan Burung” yang tayang pada pukul
13:00,teater tersebut mulai dipertunjukkan tanggal(12/1),harga tiketnya
berkisar Rp20.00,-,di situ juga ada alumni SMPN 44 yang ikut serta dalam
pementasan teater tersebut.Yang pergi bukan hanya murid kelas 9 tapi ada juga
murid kelas 7 dan 8 karena mereka merupakan anggota dari ekskul teater.Pertunjukkan
drama tersebut merupakan karya siswa-siswi SMAN 19 Bandung.Murid-murid kelas 9
pergi ke Taman Budaya setelah mereka melaksanakan Pemantapan yang selesai pukul
12:00.Kebanyakan dari murid-murid kelas 9 pergi menonton pertunjukkan tersebut
karena ada tugas dari guru pelajaran Bahasa Indonesia untuk menambah nilai di
raport semester 5.Pementasan tersebut kurang lebih berakhir pukul 14:30.
Kerajaan Burung merupakan kisah yang menceritakan
tentang burung-burung yang biasanya bersiul-siul di pagi hari tiba-tiba
menghilang,burung-burung itu menghilang karena mereka merasa keadaan mereka di desa
itu sudah tidak aman apalagi dua anak pak lurah itu sudah menyakiti dua ekor
burung.Tapi semenjak sepeninggalan burung-burung itu desa tersebut menderita
kelaparan yang sangat hebat,karena tanaman-tanaman warga desa dimakan oleh ulat
dan walang sengit.Akhirnya pak Lurah memberi utusan kepada seorang anak bernama
Kiku(sahabat burung-burung tersebut) untuk pergi ke Kerajaan Burung agar dapat
meminta kepada burung-burung tersebut kembali ke desa itu.Akhirnya Kiku pun
tiba di puncak kerajaan ia pun bertemu dengan Raja dari burung-burung tersebut
dan ia meminta kepada raja tersebut untuk memperbolehkan burung-burung itu
kembali ke desa awalnya Raja tersebut tidak mengizinkan tetapi setelah Kiku
menjamin burung-burung itu selamat dari warga desa Raja pun mengizinkannya,akhirnya
mereka pun pergi ke desa.Setelah burun-burung itu kembali ke desa tersebut
menjadi damai,aman,dan sejahtera.
Menurut saya cerita dari drama tersebut cukup
kreatif karena mengisahkan tentang Kerajaan Burung,yang tidak ada di dunia
ini,tapi pemain-pemainnya kurang kompak dan masih ada yang ngobrol ketika
pertunjukkan dimulai.Tapi disini juga penonton terhibur karena sebelum pementasan
dimulai panitia mengadakan games terlebih dahulu,membuat penonton terhibur
serta menjadi lebih semangat menonton pementasan tersebut.



0 komentar:
Posting Komentar